1/21/2014

GURU


GURU
(Pendahuluan)
Oleh: Arya

  • ·        Pengertian guru
Guru adalah bahasa sansekerta terdiri dari Gri dan Gur yang artinya mengangkat/menghormati. Dalam Maha Baratha tepatnya di wanaparva ada 5 jenis guru yaitu: Atman, orang tua, brahman, agni dan rsi. Jadi Guru adalah seseorang yang harus kita HORMATI.
  • ·        Guru dalam kehidupan di sekolah, di keluarga  dan di masyarakat.
Kalau guru di sekolah namanya guru fungsinya mengajarkan supaya pintar. Di keluarga  namanya orang tua fungsinya melahirkan. Dan merawat sampai besar. Di masyarakat namanya presiden, polisi, menteri dan aparat pemerintah lainnya. Fungsinya untuk memberikan pelayanan dan pelindungan kepada masyarakat.

10/21/2013

yadnya


YADNYA YANG DI LAKUKAN HINDU
Oleh : Nyoman Arya


 1.    Penyertian yadnya: Yadyna adalah pengorbanan atau persembahan suci yang tulus dan ikhlas.
    2.    Alasan mengapa kita beryadya? Kita beryadnya karena adanya tri rna yang menurut ajaran agama Hindu setiap manusia lahir terikat oleh adanya hutang-hutang yang harus dilunasi semasa hidupnya. Yang terdiri dari Dewa Rna, Rsi Rna dan Pitra Rena. Dan Tuhan Yang Maha Esa memberi kita jiwa atau atma sehingga kita menjadi manusia yang berjiwa, manusia yang hidup.
3.    Dasar yadnya (Bhagavad Gita 9.26)
patraḿ pupaḿ phalaḿ toyaḿ yo me bhaktyā prayacchati tad ahaḿ bhakty-upahtam aśnāmi prayatātmanaḥ,
Kalau seseorang mempersembahkan:
·       Daun
·       Bunga
·       Buah
·       Air
4.    Jenis-jenis yadnya(Panca yadnya)

·                 Dewa yadnya: salah suatu korban suci/ persembahan suci kepada Sang Hyang Widhi Wasa dan seluruh manifestasi- Nya yang terdiri dari Dewa Brahma selaku Maha Pencipta, Dewa Wisnu selaku Maha Pemelihara dan Dewa Siwa selaku Maha Pralina (pengembali kepada asalnya) dengan mengadakan serta melaksanakan persembahyanga trisandya (bersembahyang tiga kali dalam sehari) serta Muspa (kebaktian dan pemujaan di tempat- tempat suci).
·                 Pitra yadnya: lalah suatu korban suci/ persembahan suci yang ditujukan kepada Roh- roh suci dan Leluhur (pitra) dengan menghormati dan mengenang jasanya dengan menyelenggarakan upacara Jenasah (Sawa Wedana) sejak tahap permulaan sampai tahap terakhir yang disebut Atma Wedana.
·                 Rsi yadnya: Adalah suatu Upacara Yadnya berupa karya suci keagamaan yang ditujukan kepada para Maha Resi, orang- orang suci, Resi, Pinandita, Guru yang di dalam pelaksanaannya dapat diwujudkan dalam bentuk.
·                 Manusia yadnya:  Dalam suatu korban suci/ pengorbanan suci demi kesempurnaan hidup manusia.
Di dalam pelaksanaannya dapat berupa Upacara Yadnya ataupun keselamatan

·                 Bhuta yadnya: Adalah suatu korban suci/ pengorbanan suci kepada sarwa bhuta yaitu makhluk- makhluk rendahan, baik yang terlihat (sekala) ataupun yang tak terlihat (niskala), hewan (binatang), tumbuh- tumbuhan, dan berbagai jenis makhluk lain yang merupakan ciptaan Sang Hyang Widhi Wasa.




9/15/2013

peninggalan dari kerajaan hindu di nusantara

Peninggalan kerajaan hindu di Indonesia
Oleh: Nyoman Arya S.


Kebudayaan Hindu di masa lampau mewariskan bermacam-macam peninggalan sejarah. Peninggalan sejarah yang bercorak kebudayaan Hindu antara lain candi, prasasti, patung, karya sastra (kitab), dan tradisi.

1. Candi

Candi adalah bangunan yang biasanya terdiri dari tiga bagian, yaitu kaki, tubuh, dan atap. Pada candi Hindu biasanya terdapat arca perwujudan tiga dewa utama dalam ajaran Hindu. Tiga dewa itu adalah Brahma, Wisnu, dan Syiwa.

  • Brahma adalah dewa pencipta
  • Wisnu dewa pemelihara
  • Syiwa dewa pelebur.
Pada dinding candi terdapat relief, yaitu gambar timbul yang biasanya dibuat dengan cara memahat. Relief mengisahkan sebuah cerita.Candi peninggalan Hindu yang terkenal adalah Candi Prambanan atau Candi Loro Jonggrang. Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 di perbatasan Yogyakarta dan Surakarta. Di dalam candi ini terdapat patung Trimurti dan relief yang mengisahkan cerita Ramayana. Tokoh dalam cerita Ramayana adalah Rama, Shinta, dan Burung Jatayu.

Berikut ini adalah nama candi, lokasi pembuatan dan peninggalan kerajaan pada zamannya :
1. Candi Prambanan terdapat di Yogyakarta dibangun pada  abad ke-7 M merupakan peninggalan kerajaan Mataram Lama
2. Candi Dieng terdapat Jawa Tengah dibangun pada  abad ke-7 M merupakan peninggalan kerajaan Mataram Lama
3. Candi Badut Malang terdapat Jawa Timur dibangun tahun 760 M merupakan peninggalan kerajaan Kanjuruhan
4. Candi Canggal terdapat Jawa Tengah dibangun pada abad ke-8 merupakan peninggalan kerajaan  Mataram Lama
             5. Candi Gedong Sanga di Jawa Tengah dan dibangun pada abad ke-8 M peninggalan kerajaan Mataram Lama
6. Candi Penataran Blitar di Jawa Timur yang dibangun pada abad ke-11 M merupakan peninggalan kerajaan Kediri
7. Candi Sawentar Blitar  di Jawa Timur dibangun pada abad ke-12 M merupakan peninggalan kerajaan Singasari
8. Candi Kidal  di Jawa Timur dibangun pada abad ke-12 M merupakan peninggalan kerajaan Singasari
9. Candi Singasari di Jawa Timur dibangun pada abad ke-12 M peninggalan kerajaan Singasari
10. Candi Sukuh Karang Anyar di Jawa Tengah dibangun pada  abad ke-13 M merupakan peninggalan kerajaan Majapahit.

2. Prasasti
Prasasti adalah benda peninggalan sejarah yang berisi tulisan dari masa lampau.
Tulisan itu dicatat di atas batu, logam, tanah liat, dan tanduk binatang. Prasasti peninggalan
Hindu ditulis dengan huruf Pallawa dan berbahasa Sansekerta. Prasasti tertua adalah Prasasti                   Yupa, dibuat sekitar tahun 350-400 M. Prasasti Yupa berasal dari Kerajaan Kutai. Yupa adalah             tiang batu yang digunakan pada saat upacara korban. Hewan kurban ditambatkan pada tiang ini.              Prasasti Yupa terdiri dari tujuh batu bertulis. Isi Prasasti Yupa adalah syair yang mengisahkan                    Raja Mulawarman. Berikut ini daftar pra-sasti-prasasti peninggalan kebudayaan Hindu.

Berikut ini adalah nama prasasti, lokasi Penemuan, tahun pembuatan dan peninggalan kerajaan pada zamannya :
Prasasti Kutai Kutai, di Kaltim dibuat pada abad ke-4 M merupakan peninggalan   
      kerajaan Kutai
Prasasti Ciaruteun di Bogor, Jabar dibuat pada  abad ke-5 M merupakan peninggalan kerajaan Tarumanegara
3. Tugu Cilincing, di Jakarta Utaradibuat pada abad ke-5 M merupakan peninggalan kerajaan Tarumanegara
4. Prasasti Jambu di Bogor, Jabar dibuat pada abad ke-5 M yang merupakan peninggalan kerajaan Tarumanegara
5. Prasasti Kebon Kopi di Bogor, Jabar dibuat pada abad ke-5 M merupakan peninggalan kerajaan Tarumanegara
6. Prasasti Cidanghiang di Pandeglang , Banten dibuat pada abad ke-5 M merupakan peninggalan kerajaan  Tarumanegara
7. Prasasti Pasir Awi di Leuwiliang,  Bogor, Jabar dibuat pada abad ke-5 M peninggalan kerajaan Tarumanegara
8. Prasasti Muara Cianten di Bogor, Jabar dibuat pada abad ke-5 M peninggalan kerajaan Tarumanegara
9. Prasasti Canggal di  Magelang, Jateng dibuat pada abad ke-7 M peninggalan kerajaan  Mataram Lama
10. Prasasti Kalasan di  Yogyakarta  dibuat pada tahun 732 M peninggalan kerajaan Mataram Lama
11. Prasasti Dinoyo di Malang, Jatim dibuat pada tahun  760 M  ole jkerajaan Mataram Lama
12. Prasasti Kedu di Temanggung, Jateng dibuat  pada tahun 778 M  peninggalan Mataram Lama
13. Prasasti Sanur Bali dibuat pada  abad ke-9 M

3. Patung
Wujud patung Hindu antara lain hewan dan manusia. Patung berupa hewan dibuat karena hewan tersebut dianggap memiliki kesaktian. Patung berupa manusia dibuat untuk mengabadikan tokoh tertentu dan untuk menggambarkan dewa dewi. Contoh patung peninggalan kerajaan Hindu yang terkenal adalah Patung Airlangga sedang menunggang garuda. Dalam patung itu, Airlangga digambarkan sebagai penjelmaan Dewa Wisnu.

Berikut adalah patung peninggalan Hindu :
1. Trimurti - - -
2. Dwarapala di  Bogor, Jabar dibuat pada abad ke-5 M peninggalan kerajaan Tarumanegara
3. Wisnu Cibuaya I di Cibuaya, Jabar dibut pada abad ke-5 M peninggalan kerajaan Tarumanegara
4. Wisnu Cibuaya II di Cibuaya, Jabar dibuat pada abad ke-5 M peninggalan kerajaaan 
5. Rajasari di Jakarta dibuat pada abad ke-5 M peninggalan kerajaan Tarumanegara
6. Airlangga di Medang Kemulan dibuat pada abad ke-10 M peninggalan kerajaan Medang Kemulan
7. Ken Dedes di Kediri, Jatim dibuat pada abad ke-12 M peninggalan kerajaan Kediri
8. Kertanegara di Jawa Timur dibuat pada abad ke-12 M peninggalan kerajaan Singasari
9. Kertarajasa di Mojekerto, Jatim dibuat pada abad ke-13 M peninggalan kerajaan Majapahit.

4. Karya sastra (kitab)
Karya sastra peninggalan kerajaan Hindu berbentuk kakawin atau kitab. Kitab-kitab peninggalan itu berisi catatan sejarah. Umumnya karya sastra peninggalan sejarah Hindu ditulis dengan huruf Pallawa dalam bahasa Sansekerta pada daun lontar.Karya sastra yang terkenal antara lain Kitab Baratayuda dan Kitab Arjunawiwaha. Kitab Baratayuda dikarang Empu Sedah dan Empu Panuluh. Kitab Baratayuda berisi cerita keberhasilan Raja Jayabaya dalam mempersatukan Kerajaan Kediri dan Kerajaan Jenggala. Kitab Arjunawiwaha berisi pengalaman hidup dan keberhasilan Raja Airlangga.

Berikut adalah beberapa kitab, tempat penemuan dan perkiraan waktu pembuatan dan peninggalan kerajaan pada zamannya.
1. Carita Parahayangan  di Bogor, Jabar  dibuat pada abad ke-5 M peninggalan kerajaan Tarumanegara
2. Kresnayana di  Bogor, Jabar dibuat  pada abad ke-5 M peninggalan kerajaan Tarumanegara
3. Arjunawiwaha di Kahuripan, Jatim dibuat pada abad ke-10 M peninggalan kerajaan  Medang           Kemulan
4. Lubdaka di Kediri, Jatim dibuat pada abad ke-11 M peninggalan kerajaan Kediri
5. Baratayuda di Kediri, Jatim dibuat pada abad ke-12 M peninggalan kerajaan Kediri.

5. Tradisi
Tradisi adalah kebiasaan nenek moyang yang masih dijalankan oleh masyarakat saat ini. Tradisi             agama Hindu banyak ditemukan di daerah Bali karena penduduk Bali sebagian besar beragama                Hindu.
Tradisi agama Hindu yang berkembang di Bali, antara lain:
1. Upacara nelubulanin ketika bayi berumur 3 bulan.
2. Upacara potong gigi (mapandes).
3. Upacara pembakaran mayat yang disebut Ngaben. Dalam tradisi Ngaben, jenazah dibakar                   beserta sejumlah benda berharga yang dimiliki orang yang dibakar.
4. Ziarah, yaitu mengunjungi makam orang suci dan tempat suci leluhur seperti candi.
 F

9/11/2013

kerajaan hindu di bali



KERAJAAN HINDU DI BALI
OLEH: Nyoman Arya S

a.       Gambaran umum kerajaan Bedahulu
 Kerajaan Bedahulu atau Bedulu adalah kerajaan kuno di pulau Bali pada abad ke-8 sampai abad ke-14, yang memiliki pusat kerajaan di sekitar Pejeng (baca: pèjèng) atau Bedulu, Kabupaten Gianyar, Bali. Diperkirakan kerajaan ini diperintah oleh raja-raja keturunan dinasti Warmadewa. Penguasa terakhir kerajaan Bedulu (Dalem Bedahulu) menentang ekspansi kerajaan Majapahit pada tahun 1343, yang dipimpin oleh Gajah Mada, namun berakhir dengan kekalahan Bedulu. Perlawanan Bedulu kemudian benar-benar padam setelah pemberontakan keturunan terakhirnya (Dalem Makambika) berhasil dikalahkan tahun 1347.Setelah itu Gajah Mada menempatkan seorang keturunan brahmana dari Jawa bernama Sri Kresna Kepakisan sebagai raja (Dalem) di pulau Bali. Keturunan dinasti Kepakisan inilah yang di kemudian hari menjadi raja-raja di beberapa kerajaan kecil di Pulau Bali.

b.      Sisilah raja di kerajaan bedahulu

·         Raja-raja Bedahulu:
·         Sri Wira Dalem Kesari Warmadewa - (882-913)
·         Sri Ugrasena - (915-939)
·         Agni
·         Tabanendra Warmadewa
·         Candrabhaya Singa Warmadewa - (960-975)
·         Janasadhu Warmadewa
·         Sri Wijayamahadewi
·         Dharmodayana Warmadewa (Udayana) - (988-1011)
·         Gunapriya Dharmapatni (bersama Udayana) - (989-1001)
·         Sri Ajnadewi
·         Sri Marakata - (1022-1025)
·         Anak Wungsu - (1049-1077)
·         Sri Maharaja Sri Walaprabu - (1079-1088)
·         Sri Maharaja Sri Sakalendukirana - (1088-1098)
·         Sri Suradhipa - (1115-1119)
·         Sri Jayasakti - (1133-1150)
·         Ragajaya
·         Sri Maharaja Aji Jayapangus - (1178-1181)
·         Arjayadengjayaketana
·         Aji Ekajayalancana
·         Bhatara Guru Sri Adikuntiketana
·         Parameswara
·         Adidewalancana
·         Mahaguru Dharmottungga Warmadewa
·         Walajayakertaningrat (Sri Masula Masuli atau Dalem Buncing)
·         Sri Astasura Ratna Bumi Banten (Dalem Bedahulu) - (1332-1343)
·         Dalem Tokawa (1343-1345)
·         Dalem Makambika (1345-1347)
·         Dalem Madura

Sisa peninggalan

Perlawanan kerajaan Bedulu terhadap Majapahit oleh legenda masyarakat Bali dianggap melambangkan perlawanan penduduk Bali asli (Bali Aga) terhadap serangan Jawa (Wong Majapahit). Beberapa tempat terpencil di Bali masih memelihara adat-istiadat Bali Aga, misalnya di Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli; di Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem; serta di desa-desa Sembiran, Cempaga Sidatapa, Pedawa, Tiga Was, Padangbulia di Kabupaten Buleleng. Beberapa obyek wisata yang dianggap merupakan peninggalan kerajaan Bedulu, antara lain adalah pura Jero Agung, Samuan Tiga, Goa Gajah, Pura Bukit Sinunggal.
c.       kehidupan social di kerajaan bedahlu
kehidupan kerajaan di bali sangat mengsakralkan tentang ajaran-ajaran hindu.Hal ini terbukti dengan adanya tempat-tempat suci untuk memuja kepada leluhur dan para dewa. Keadan tampak dengan jelas pada masapemerintahan dalam Waktu Renggong dengan di bantu oleh dangyang Niratha sebagai brahmana pada saat itu untuk menyatukan sekte-sekte yang ada di bali.